Rabu, 07 Maret 2012

Magnetic Particle Inspection

Diangkat oleh Aminudin Zuhri pada 06.15
Proses inspeksi dengan metode MPI memanfaatkan medan magnet baik secara langsung maupun tidak langsung untuk mendeteksi cacat yang berada di dalam permukaan material ferromagnetic (tidak terlihat). Yaitu dengan mengalirkan arus pada material sehingga terbentuk medan magnet pada material tersebut. Atau dengan cara meletakkan sebuah alat yang menghasilkan magnet pada material. Kedua metode ini membutuhkan aliran arus listrik sebagai sumber tenaga, AC maupun DC.

Cacat atau diskontinuitas pada material uji akan menimbulkan perubahan fluks magnet, karena perbedaan kerapatan medan magnet. Perbedaan kerapatan tersebut akan menarik partikel magnet yang digunakan sebagai indikator pengujian. Partikel Magnet, baik aplikasi kering maupun basah, akan terkumpul pada daerah cacat dan memberikan indikasi untuk evaluasi lebih lanjut.


sumber: wikipedia
Gambar disamping menunjukkan pengujian MPI untuk mengetahui indikasi Stress Corrosion Cracking pada pipeline.
Kelebihan:
^^Deteksi cacat mikro
^^Deteksi pada benda dengan geometri kompleks, Ring, Pipa, dan sejenisnya
^^Deteksi cacat di dalam permukaan
^^Mudah untuk aplikasi in situ

Ultrasonic Testing | Metode Inspeksi NDT

Diangkat oleh Aminudin Zuhri pada 05.58
Aplikasi Ultrasonic Testing (UT) di dalam disiplin inspeksi (terutama NDT) diawali oleh penemuan seorang periset dari Amerika, Dr. Floyd Firestone (University of Michigan). Penemuan tersebut didaftarkan pada Mei 27, 1940, di institusi hak paten Amerika untuk penemuan metode pencarian dan pengukuran bagian 'tak-homogen' pada suatu material dengan menggunakan ultrasonic media (April 21, 1942 as U.S. Patent No. 2,280,226).


Ultrasonic Testing digunakan untuk mengetahui cacat, dimensi dan ukurannya, karakterisasi material, dan aplikasi lain yang memanfaatkan sifat gelombang yang ditembakkan pada substrat.
Standard peralatan UT antara lain unit pulser/receiver, unit transducer, dan unit display. Pulsa (gelombang elektrik, tegangan tinggi) yang ditembakkan pada substrat diperoleh dari unit pulser dan akan diterima kembali oleh unit receiver dalam 1 paket unit (mengirim dan menerima).
Unit transducer bekerja sebagai penguat pulsa yang sudah diubah menjadi energi gelombang ultrasonic. Unit ini akan mendeteksi penerimaan gelombang kembali sesuai sifat gelombang yang akan terpantul jika ada penghalang terhadap arah rambatan. Dengan demikian, perbedaan panjang arah rambatan yang berbeda ditampilkan dalam unit display. Perbedaan nilai konversi yang ditampilkan inilah yang dievaluasi sebagai petunjuk adanya cacat pada substrat.

sumber: 1. wikipedia 2. ndt-ed.org

  • Hubungi Kami

    Office:

    Suradita Residence
    Jl. Chery Blok C5-18
    Suradita Serpong 15310

  • Kotak Info

    Mobile:

    +62 812 8905 3950

    Mail:
    info@metalink.co.id
  • Histats